November, 20th 2013
Setiap air mata pasti
akan jatuh teruntuk orang yang paling spesial dihati, entah sahabat, keluarga,
orang terkasih bahkan orang tua.
Tulisan kali ini kembali tak bertema, kembali mengalir
seperti air yang mencari tempat terendah. Karena sifat air selalu mencari
tempat terendah. Seperti itu pula aku selalu mencari tempat ternyaaman disaat
aku mulai pergi dari zona nyaman. Tapi ketika nyamanku telah hancur, aku harus
pergi menuju kemana ? seperti piring yang telah pecah tak akan utuh kembali
walau sudah diberi lem sedemikian rupa. Begitu pula ketika zona nyaman itu
hancur. Disisi lain ada usaha untuk memperbaikinya. Disisi lainnya lagi ada
bagian yang hanya diam saja tanpa berbuat apa-apa. sungguh tidak ada
keseimbangan bukan ?
Sincerely
-tears-

0 komentar:
Posting Komentar