05 Desember 1992
Seorang bayi lahir dari rahim wanita hebat, tepat pukul 9 sabtu malam.
"setelah 5 tahun kami menunggu, setelah 9 bulan dia kukandung dan kubawa kemana-mana, akhirnya dia hirup juga oksigen bumi ini, akhirnya dia lihat juga wajah haru bahagia ayah ibu nenek dan keluarganya yang lainnya. Selamat datang putri kecil kami, semoga kelak kamu akan menjadi gadis yang bisa membanggakan. Aulia Siltawani" -ibu-
"terimakasih tuhan engkau selamatkan istri dan bayiku. Berkah yang berlimpah telah engkau berikan di penghujung tahun 92 ini, setelah sebelumnya engkau memanggil ibu dari mama hamba untuk menghadapmu, kemudia engkau berikan kami putri emas yang kami tunggu-tunggu sejak lima tahun lalu. terimakasih telah memberi kami kepercayaan yang begitu besar, terimakasih sekali lagi. Selamat menjadi anak ayah dan ibuk Aulia Siltawani" -ayah-
05 Desember 2013
Tidak ada pesta, tidak ada haru tangis terdengar. Hanya saja sebuah pesan singkat masuk ke Handphoneku ketika aku sedang berkeliling menjalankan tugas absensi disekolah tempatku PPL(Praktek Pengalaman Lapangan)
"Selamat ulang tahun yang ke 21 anak ibu yang cantik, manis, pintar semoga panjang umur murah rezeki murah jodoh . amin" -ibu-
"Happy bday. Semoga sehat,sukses dan jadi orang yang bermanfaat serta teguh imannya" -ayah-
Sungguh beda apa yang terjadi 21 tahun yang lalu dengan sekarang. Tapi aku tau mereka mengingat dan menyayangiku sama dan tidak kurang dari 21 tahun yang lalu.
Thanks Allah for everything. You give me mom and dad like ibu and ayah <3 nbsp="" p="">3>

0 komentar:
Posting Komentar